Pemrograman Terstruktur Vs OOp
Pemrograman Terstruktur
Kebanyakan pemrograman lebih familiar dengan pemrograman terstruktur atau prosedural. Salah satu faktor penyebabnya adalah usianya yang cukup matang, sehingga juga sudah meluas digunakan oleh berbagai kalangan. Dimana sekitar tahun 1950 diperkenalkan bahasa pemrograman fortran dengan tipe prosedural.
Kalangan yang fanatik terhadap prosedural umumnya tidak menyarankan penggunaan pendekatan abstrak. Contoh ekstream dari kalangan ini adalah melakukan langkah penolakan objek, dan tidak menerima abstraksi tentunya. Mereka cenderung melihat bagaimana menghasilkan sesuatu yang cepat dan tidak memperhatikan jika orang lain dapat membaca kode programnya.
OOP (Object Oriented Programming)
OOP atau Pemrograman Berbasis Objek (PBO) juga dikenal cukup lama yaitu sekitar tahun 1970, yaitu sejak munculnya SmallTalk yang memperkenalkan orientasi objek. Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan, orientasi objek dipandang sebagai solusi yang cukup menarik dalam mengembangkan aplikasi. Kalangan yang fanatik terhadap objek, umumnya mereka tidak begitu memperhatikan faktor performansi pada pendekatan yang dilakukan. Bahkan terlihat sangat menikmati konsep desain abstrak. Dan saat ini konsep OOP yang mulai marak.
Posted at 01:37 pm by
Admin